Gak Usah Bingung Gimana Cara Cek Ponsel Xiaomi Resmi, Berikut Ini Caranya

haniftekno.com-Pabrikan ponsel murah asal China yakni Xiaomi akan segera meninggalkan stiker TAM yang selama ini melekat pada produk ponsel buatannya, Xiaomi disebut sebut akan menggunakan stiker barunya sebagai penanda ponsel resminya di tanah air.

Setelah tidak lagi menggunakan stiker TAM lantas bagaimana sih bentuk desain stiker Xiaomi yang baru? Pihak Xiaomi telah memperkenalkan stiker baru mereka ke publik, stiker tersebut bergambar “Mi Bunny” hal ini tentunya sangat khas sekali dengan logo perusahan asal China tersebut.

Logo Mi Bunny atau kelinci ini terletak pada sisi tengah box serta di bagian atas tertera tulisan “Garansi Resmi Xiaomi” lalu pada bagian bawahnya juga tertera tulisan “Kami Buatan Indonesia” tulisan tersebut berwarna putih dengan bentuk kapital.

Cara Cek Ponsel Xiaomi Resmi, Berikut Ini Caranya


Dengan hadirnya stiker baru ini, tentunya akan merubah tampilan box kemasan yang biasa digunakan Xiaomi, bahwa ponsel yang konsumen beli adalah resmi atau original. Gimana sih cara untuk mengetahui ponsel Xiaomi resmi atau tidak resmi, teman teman bisa memperhatikan hal hal berikut ini:

Bagian Belakang Box Kemasan

Pada bagian belakang box ponsel Xiaomi ini terdapat tulisan “PT Sat Nusapersada Tbk”. Yang beralamatkan di Batam, dimana itu merupakan lokasi pabrik perakitan ponsel Xiaomi.

Bagian Dalam Box Kemasan

Nah nantinya untuk buku panduan serta daftar pusat layanan Xiaomi ini akan tertuliskan menggunakan bahasa Indonesia, jika sekarang ini masih menggunakan bahasa China. Karna sudah menggunakan bahasa Indonesia tentunya hal ini akan lebih memudahkan konsumen ketika membaca buku panduan ataupun ketika hendak mencari pusat layanan Xiaomi terdekat di tempat tinggal.

Penggunaan logo Mi Bunny ini akan mulai di terapkan pada ponsel Redmi 7A dan untuk ponsel ponsel Xiaomi terdahulu tidak mengalami perubahan apapun.

Penggunaan logo Mi Bunny sebagai penanda untuk sebuah ponsel yang original atau asli, tidak terlepas dari masih maraknya peredaran ponsel Black Market (BM) beredar di Indonesia, hal ini merupakan bentuk keseriusan Xiaomi untuk melindungi konsumen dari masalah penipuan, yang tadinya berniat membeli ponsel asli malah dapat ponsel nggak ori.

Tidak dapat dipungkiri jika memang harga jual dari ponsel Black Market (BM) ini lebih murah jika dibandingkan dengan ponsel yang original atau asli. Pemerintah sendiri sudah mengeluarkan wacana untuk memblokir ponsel Black Market (BM) hal ini bertujuan untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen supaya tidak dirugikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel